LIMS (Laboratory Information Management System) di Indonesia semakin dibutuhkan seiring ketatnya regulasi BPOM, standar GxP, dan tuntutan integritas data (ALCOA+, 21 CFR Part 11).
Industri farmasi, biopharmaceutical, dan food & beverages membutuhkan sistem yang mampu mengelola sample, workflow QC, stabilitas, batch release, serta dokumentasi validasi (CSV) dalam satu platform terintegrasi. PT Abifa Teknik Indonesia sejak 2014 mendukung laboratorium di Indonesia dengan implementasi LIMS, konsultasi GxP, validasi sistem komputer, dan pelatihan.
Peluang digitalisasi laboratorium di Indonesia meliputi: peningkatan traceability, pengurangan kesalahan manual, percepatan batch release, kesiapan audit, serta kepatuhan terhadap standar internasional. Memilih vendor LIMS yang berpengalaman dan memahami regulasi lokal menjadi kunci kesuksesan implementasi.
Gambaran perkembangan LIMS di Indonesia, tuntutan regulasi BPOM dan internasional, serta mengapa laboratorium farmasi dan F&B beralih ke LIMS.
28
Suka
2
Komentar
Tulis komentar
Anonim 2
28 Feb 2026
Penjelasannya jelas, terutama soal workflow dan audit trail. Terima kasih.
Anonim
27 Feb 2026
Artikelnya membantu. Bisa minta demo dan estimasi harga LIMS untuk kebutuhan lab kami?